Informasi Penting
Home » Artikel » Semua Istilah Penting Dalam Pengukuran

Semua Istilah Penting Dalam Pengukuran

Semua Istilah Penting Dalam Pengukuran:

  • Kalibrasi

Serangkaian kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional penunjukan alat ukur atau menujukkan nilai yang diabadikan bahan ukur dengan cara membandingkannya dengan standar ukur yang tertelusuri ke standar nasional dan/atau international.

Dari produk kategori yang kami jual ( Bisa anda lihat list kategori disini ) serta berbagai pengalaman kami, semua yang berhubungan dengan alat ukur dan alat uji sudah pasti ada proses kalibrasi dan ini adalah penentu sebuah produk agar layak digunakan, Sehingga tidak menimbulkan error / konflik dari pemakaian alat produk tersebut.

Adapun untuk produk yang bisa dikalibrasi biasanya dari alat tersebut sudah ada menu / pilihan untuk masuk sistem kalibrasi agar bisa ditentukan dengan media kalibrasi sebagai pembanding / patokan, Sebaliknya jika tidak ada menu kalibrasi maka akan diproses dari pabrikan karena masuk sistem sofware tersebut.

  • Tera Produk / Peneraan

Ada Kalibrasi ada juga Tera produk ( Peneraan ) adalah proses kalibrasi ataupun pencocokan / penentuan yang dilegalitasi oleh yang berwenang, Bahwa produk tersebut sesuai dengan pemilik yang sah. Yang akan didapatkan dalam bentuk sertifikat. Sejauh ini dari pengalaman kami untuk menerakan sebuah produk yang banyak diminta adalah dari kategori moisture meter, Pengertian Tera tersebut merupakan belum valid dikarenakan / berdasarkan cara kerja / praktek dilapangan.

  • Akurasi / ketelitian

Kemampuan dari alat ukur untuk memberikan indikasi kedekatan terhadap harga sebenarnya dari objek yang diukur.

Contoh: akurasi 0,5%

  • Presisi / ketepatan

Tingkat kesamaan di dalam sekelompok pengukuran atau sejumlah instrumen.

  • Perbedaan Akurasi dan Presisi

Akurasi mengukur seberapa tepat suatu pengukuran dibandingkan dengan acuan lain. Jadi, akurasi mengukur apakah suatu pengukuran itu sesuai dengan acuan yang sudah ada.

Presisi adalah pengukuran yang memiliki nilai yang hampir sama untuk setiap pengukuran yang dilakukan. Presisi mengukur seberapa baik kerja suatu alat. Jadi, presisi menentukan apakah suatu alat itu bekerja dengan baik.

Satu dapat mengatakan bahwa pengukuran akurat tetapi tidak tepat, tepat tetapi tidak akurat, atau tidak keduanya. Contoh presisi buruk dengan akurasi yang baik mungkin kulkas laboratorium yang bersuhu konstan 38oF. Sebuah sensor suhu diuji 10 kali dalam lemari es. Suhu dari tes menghasilkan suhu: 37,8, 38,3, 38,1, 38,0, 37,6, 38,2, 38,0, 38,0, 37,4, 38,3. Distribusi ini tidak menunjukkan kecenderungan yang mengesankan terhadap nilai tertentu (kurangnya presisi), tetapi setiap nilai yang mendekati suhu sebenarnya (akurasi tinggi).

  • Range / Jangkauan

Beda modulus antara dua batas rentang nominal dari alat ukur.

Contoh : Rentang nominal – 15V sampai 15 Volt. Jangkauan 30V.

  • Resolusi

Perubahan terkecil dalam nilai yang diukur yang mana instrumen memberi respon/tanggapan.

Contoh: resolusi 0,1oC

  • Kesalahan / error

Penyimpangan variabel yang diukur dari harga/nilai yang sebenarnya.

 Contoh: error ±0,5% 

  • Koreksi

Suatu harga yang ditambahkan secara aljabar pada hasil dari alat ukur untuk memberi kompensasi penambahan pada kesalahan sistematik.

Contoh: koreksi -0,2%

  • Repeatibility

Kemampuan alat ukur untuk menunjukkan hasil yang sama dari proses pengukuran yang dilakukan berulang-ulang dan identik.

Contoh: repeatibility 0,2%

  • Readibility

Pengamat dapat membaca nilai dari alat ukur dengan lebih mudah dan cepat.

Contoh: readibility 0,01 g, 0,002 g, 0,005 g

  • Zero

Nilai terendah suatu sinyal input atau sinyal output disebut zero, meskipun nilainya tidak nol. Sebagi contoh, range input transmiter tekanan mungkin 0 – 1000 kPa sedang range outputnya 20 sampai 100 kPa. Dari sini, nilai zero sinyal output digambarkan dengan 20 kPa. Transmiter temperatur dapat mengukur temperatur anatara 50oC dan 120oC, sedang nilai outputnya bervariasi dari 20 sampai 100 kPa. Dalam hal ini, nilai zero pada range input dan output masing-masing adalah 50oC dan 20 kPa.

Zero adjustment adalah istilah yang menjelaskan dimana adjustment paling tidak dilakukan pada titik zero (dalam hal ini adalah titik minimal Range – tidak selalu angkanya nol).

Sumber :

Sumber :

  • Teknisi serta General Affair indo-digital.com
  • duniakarya.wordpress.com/2009/10/15/dasar-dasar-kalibrasi-instrument/
  • www.pitoyo.com/catatanpitoyo/index.php/cal/107-istilah-pada-alat-ukur-3-range- span
  • budisma.net/2014/12/perbedaan-akurasi-dan-presisi.html
  • brainly.co.id/tugas/8757708
  • ldteunand.blogspot.co.id/2011/09/istilah-dalam-pengukuran.html

 

Tentang Bondan Sdr

Waktu Seperti Sungai tidak bisa disentuh air yang sama untuk kedua kalinya, Maka berbuatlah kebaikan dan Kejujuran selagi waktu masih ada.

Permintaan Penawaran

Segera lakukan permintaan penawaran sekarang juga untuk mendapatkan harga khusus!

Nama Anda (wajib)

Email (wajib)

Nomor handphone (wajib)

Pesan Anda / Produk yang diminta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *